Masjid Qiblatain - Sejarah Berpindahnya Arah Kiblat

Khazzanah Tour

Khazzanah Tour

PT. Galih Tunggal Perkasa
Jl. Terusan Igusti Ngurah Rai No. 06
Pondok Kopi - Jakarta Timur 13460

Hubungi: 0877 8719 3909

Masjid Qiblatain - Sejarah Berpindahnya Arah Kiblat

Sejarah Masjid Qiblatain – Masjid Dua Kiblat


Masjid Qibltain
Apa itu Masjid Qiblatain? Adalah masjid yang berada Madinah dan merupakan satu-satu masjid yang dulunya memiliki dua arah kiblat, yang kiblat pertama ke arah masjid al quds (Masjid al Aqsha) Baitul Maqdis di Palestina, dan kiblat kedua ke arah Ka’bah dalam Masidjil Haram di Mekkah.

Masjid Qiblatain atau jaman dahulu yang dikenal dengan Masjid Bani Salamah adalah salah satu masjid bersejarah bagi umat islam, karena dari masjid tersebutlah mulai berpindahnya arah kiblat yang tadi nya kiblat kearah masjid al Aqsha menjadi berpindah arah kiblatnya ke masjidil Haram (ka’bah).

Masjid yang terletak di Quba dan tepatnya dikawasan buki kecil di daerah Harrah Wabrah tepatnya sebelah utara, Madinah. Kenapa Masjid Qiblatain dulu bernama masjid bani salamah, karena masjid tersebut didirikan atau dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Masjid yang terletak kurang lebih 7 kilometer dari Masjid Nabawi, adalah salah salah satu masjid yang bersejarah di kota Madinah.

Terjadinya perpindahan arah kiblat bermula saat itu ketika tepat nya dibulan Rajab tahun 12 Hijriyah, Nabi Muhammad SAW berserta beberapa sahabat shalat Zhuhur di Masjid Bani Salamah, sudah tentu nabi sendiri yang menjadi imamnya, saat itu ketika Rasullullah berserta jamaah pada dua rakaat pertama arah kiblatnya masih ke Baitul Maqdis di Palestina, kemudian datanglah malaikat Jibril menyampaikan wahyu Allah untuk pemindahan arah kiblat ke Ka’bah yang berada di Mekkah. Wahyu tersebut diturunkan ketika Al-Amin julukan bagi Nabi Muhammad SAW menyelesaikan rakaat kedua.

Masjid Qibltain

Sebagai seorang Nabi Akhir Zaman yang selalu taat akan perintah Allah SWT, melalui wahyu yang diturunkan kepadanya, tanpa menyelesaikan empat rakaat shalat Zhuhur terlebih dahulu, pada awal rakaat ketiga Nabi Muhammad SAW langsung berpindah arah kiblat 180 derajat kea rah Ka’bah dan tentunya dikuti oleh semua jamaah dengan memutar sehingga Nabi tetap berada di depan sebagai imam shalat serta melanjutkan shalat Zhuhur hingga selesainya rakaat ke empat. Dengan kejadian tersebut dan sampai saat ini kiblat atau arah shalat umat Islam berpindah dari Baitul Maqdis di Palestina ke arah kiblat Ka’bah yang berada di dalam masjidil haram di kota Mekkah. Sejak saat itu Masjid Bani Salamah lebih dikenal dengan Masjid Qiblatain masjid dengan dua kiblat.

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah manusia ialah Baitullah di Mekah yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” Ali Imran ayat 96.

Pada saat ini bangunan Masjid Qibltain masih memiliki dua mihrab (ke Arah Palestina dan ke arah Mekkah) mihrab arah Makkah yang umumnya dipergunakan oleh Imam pada waktu shalat. Setelah mengalami renovasi lebih memfokuskan untuk satu mirab saja yang itu yang menghadap Ka’bah di kota Mekkah serta meminimalis mihrab yang mengarah Bailtul Maqdis di Palestina.

Dengan perubahan arah kiblat ini mengkibatkan kaum Yahudi dan Kaum Nasrani mengolok-olokan umat Islam. Namun demikian dalam hati kecil mereka, mereka merasa khawatir atas perubahan arah kiblat tersebut justru makin menegaskan adanya perbedaan antara Islam dengan Yahudi serta Nasrani. Karena sebelum adanya perubahan kiblat tersebut Islam bisa diterima oleh Yahudi, dengan adanya perubahan arah kiblat tersebut maka Yahudi menandakan bahwa umat Islam adalah kelompok yang terpisah dengan mereka dan harus di waspadai. Dan sampai saat ini kaum Yahudi masih terus meningkatkan perlawanan kepada umat Islam dan lebih memilih menghormati kaum-kaum yang bersebrangan dengan Islam.

Demikian sejarah singkat tentang Masjid Qiblatain yang merupakan salah satu masjid bersejarah bagi umat Islam. Untuk dapat melihat langsung bukti sejarah tersebut ada bisa merealisasikan bersama kami Khazzanah Tour dengan mengikuti program umroh yang anda pilih, karena banyak sekali program-program umroh di Khazzanah Tour dari Paket Promo Umroh, Umroh Plus Turki, Umroh Plus Dubai dan lain sebagainya, yang kesemua itu anda hanya ada di biro perjalanan umroh dan haji Khazzanah.

Untuk informasi lebih jelas silahkan kontak langsung customer service kami atau datang langsung kekantor pusat kami yang berada di Jalan Terusan I Gusti Ngurah Rai No. 6 Pondok Kopi Jakarta Timur, Umroh murah bersama Khazzanah biar murah tapi bukan murahan.

Link Menarik Lainnya

Paket Umroh Plus Turki
Paket Umroh Ramadhan

Masjid Qiblatain - Sejarah Berpindahnya Arah Kiblat Khazzanah

Afiliasi Khazzanah Tour Travel