Paket Umroh Plus Aqsho - Isra' Mi'raj di tanah suci

Paket Umroh Plus Aqsho

Khazzanah Tour

PT. Galih Tunggal Perkasa
Jl. Terusan Igusti Ngurah Rai No. 06
Pondok Kopi - Jakarta Timur 13460

0813 8418 1574 - 0857 1584 4127
0812 1957 6706 - 0877 8719 3909

Paket Umroh Plus Aqsho - Napak Tilas Sejarah Is'ra Mi'raj

Paket Umroh Plus Aqsho – Mengenal Sejarah Masjid Al-Aqsho

Paket Umroh Plus Aqsho

Calon Jamaah Umroh Khazzanah Tour, Pada kesempatan kali ini kami meluncurkan Paket Umroh Plus Aqsho. Seperti pada umumnya paket umroh plus yang sering ditawarkan oleh para biro Travel Umroh Haji yang ada di Indonesia khususnya yang berada di Jakarta. Kamipun selaku penyelenggara perjalanan ibadah umroh yang sudah lebih dari 15 tahun dan terdaftar resmi di Departemen Agama juga meluncurkan Paket Umroh Plus Aqsho.

Umroh Plus Aqsho yang kami tawarkan ini dengan harga yang terjangkau atau boleh dibilang paling murah dikelasnya namun dengan pelayanan yang prima serta fasilitas yang ekslusif. Karen berkhidmat melayani tamu Allah dengan penuh keiklasan dan professional adalah tujuan kami. Fasilitas hotel yang dekat dengan Masjidil haram untuk lebih memudahkan jamaah dalam beribadah, dengan menggunakan penerbangan yang sudah bertaraf internasional akan makin terasa menyenangkan, untuk informasi paket menarik lainnya Klick Disini.

Paket Umroh Plus Aqsho pada tahun ini menjadi lebih spesial karena hampir bertepatan dengan Isra’ Mi’raj jadi bisa lebih berkesan karena kita juga dapat refleksikan paling tidak kita dapat lebih merasakan lagi bagaimana Baginda Nabi Besar Muhammad SAW pada waktu melaksanakan Isra’ dan Mi’raj. Paket Umroh Ini dengan lama perjalanan kurang lebih 13 hari dengan biaya USD 2.600 dengan hotel bintang tiga serta hotel bintang lima yang dapat disesuaikan dengan kemampuan para jamaah namun tetap tidak mengurangi atau membeda bedakan pelayanan dari kami, karena kami selalu berkhidmat melayani tamu tamu Allah dengan penuh profesional dan keikhlasan itulah yang sering di terapkan ke seluruh staff dan marketing Travel Umroh kami.

Travel Umroh Haji Khazzanah yang sudah melayani lebih dari ribuan jamaah baik dengan paket umroh regular, paket umroh plus, paket umroh private, paket umroh eksekutif dan paket umroh yang lain akan selalu berbernah dalam segala hal demi memanjakan tamu tamu Allah agar lebih khusu dalam melaksanakan ibadah umroh.

Untuk lebih jelasnya mengenai Paket Umroh Plus Aqsho ini silahkan hubungi Customer Service kami atau anda dapat datang langsung ke kantor pusat kami, insya Allah kami akan menjelaskan semua pertanya yang kiranya masih belum jelas atau mengenai paket umroh lain yang Travel Umroh Haji Khazzanah luncurkan, untuk informasi paket menarik lainnya Klick Disini.

Paket Umroh Plus Aqsho – Mengenang Napak Tilas Nabi Muhammad Ketika Isra’ dan Mi’raj


Isra’ Mi’raj yang dilakukan oleh Nabi Muhmmad SAW terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun 10 kenabian. Peristiwa Isra’ Mi’raj terbagi dalam dua peristiwa. Peristiwa yang pertama adalah peristiwa perjalanan Nabi dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsho di Palestina. Dan peristiwa yang kedua adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsho ke tempat yang paling tinggi yaitu Sidratul Muntaha.

Bagi umat Islam di dunia peristiwa tersebut adalah sebuah peristiwa yang sangat istimewa, karena pada peristiwa tersebut perintah untuk melasanakan serta mendirikan ibadah Sholat di perintahkan langsung oleh Allah SWT, mulai dari awal sampai akhir rangkaian ibadah sholat di ajarkan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu peristiwa Isra’ dan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW guna menghibur Nabi karena sedang dalam dirundung kesedihan atas meninggal nya orang orang tercinta dan berjasa bagi Nabi.

Sejarah Singkat Isra’ Mi’raj

Waktu itu pada malam hari Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail yaitu suatu tempat dekat Ka’bah dan saat itu beliau berbaring di antara Paman beliau sayidina Hamzah dan saudar sepupu beliau Sayidina Jakfar bin Abi Thalib. Kemudian malaikat Jibril menghampiri Beliau serta diiringi oleh malaikat Mikail dan Israfil, kemudian membawa tubuh mahluk paling mulia di dunia ke sumur zamzam lalu merebahkannya kemudian malaikat Jibril membelah serta membedah dada Nabi Muhammad SAW, guna membersihkan hati Beliau. Menurut syirah Pembedahan dada Nabi sebelum isra mi’raj adalah pembelahan dada beliau yang keempat kalinya. Pertama dibedah pada saat Nabi menyusu pada Halimah Sa’diyah, kedua pada saat usia Nabi baligh, dan ketiga pada saat Nabi diangkat menjadi Rasul.

Pembedahan serta pembersihan hati Nabi Muhmmad SAW bukan berarti sebelum dibedah itu hati Nabi kotor Justru beliau terlahir dengan hati yang paling bersih, suci dan mulia. Pembersihan tidak lain adalah untuk menambah kebersihan diatas kebersihan, kesucian diatas kesucian, kemulian diatas kemulian, karena beliau akan melaksanakan perjalanan yang maha dahsyat serta berat serta penuh hikmah dan pembersihan yang ke empat ini adalah persiapan Nabi untuk menghadap atau berjumlah Allah langsung.

Dalam sebuah syarah hadist untuk melaksanakan perjalanan yang jauh dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsho di Palestina, Allah melalui malaikat jibril mendatangkan seekor hewan yang berwarna putih, lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari bughul serta memiliki dua buah sayap yang bernama Buroq.

Selama perjalanan dari Mekah ke Palestina beberapa kali Nabi singgah di tempat tempat istimewa, beliau singgah di Madinah serta sholat disana, kemudian singgah di bukit tursina dimana dibukit inilah Nabi Musa AS diangkat menjadi Rasul dan Nabi Sholat di sana, singgah di Betlehem tempat Nabi Isa AS dilahirkan dan beiaupun sholat disana, dan di masjidil Aqsho nabi pun sholat disana dimana tempat yang mulia karena di sekeliling masjidil Aqsho adalah tempat yang subur dan kaya akan hasil bumi itu adalah keistimewaan yang pertama, dan yang kedua adalah karena disana banyak Nabi serta orang orang shaleh dimakamkan disana.

Apa yang kita bisa ambil hikmah selama perjalanan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsho oleh Allah memerintahkan Nabi untuk berhenti ditempat tempat yang penuh sejarah serta mempunyai keberkahan. Tidak lain adalah untuk pembelajaran kepada umat Nabi Muhammad bahwa Napak tilas para Nabi dan Rasul serta kaum kaum sholihin adalah tempat yang mempunyai keberkahan serta mulia oleh karena kita tidak boleh lupa begitu saja akan sejarah tersebut.

Setelah dari berada diluar Masjidil Aqsho di Palestina kemudian Nabi Muhammad SAW masuk ke dalam masjid yang didalam nya sudah terdapat banyak manusia yang tidak lain adalah para Nabi dan Rasul yang sengaja di turunkan oleh Allah untuk menyambut Nabi dan sholat bersama Nabi. Setelah Adzan dan Iqomah selesai dikumandangkan para jamaah membentuk shaf yang rapi namun tidak ada yang menempati tempat imam, kemudian Malaikat jibril mangambil tangan Nabi Muhammad SAW dan mempersilahkan beliau untuk menjadi imam sholat. Dari peristiwa ini jelas bahwa begitu tinggi derajat serta mulianya Nabi Muhmmad SAW sehingga para nabi sebelum beliau mempersilahkannya untuk menjadi imam.

Menurut syarah yang terpercaya, selesai menyempurnakan segalanya lalu untuk Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW untuk menemui Allah SWT maka dipasangkan sebuah tangga yang mempunyai jumlah anak tangga sesuai dengan jumlah lapis langit, yang setiap tingkatnya akan sampai pada setiap tingkat langit.

Pada lapis langit pertama Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Nabi Adam AS, Pada lapis langit ke dua Beliau berjumpa dengan Nabi Isa AS dan Nabi Zakaria AS. Pada lapis langit ke tiga Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Nabi Yusuf AS, pada lapis langit ke empat Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Nabi Idris AS. Di lapis langit ke lima beliau berjumpa dengan Nabi Harun AS, pada lapis langit ke enam Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Nabi Musa AS. Pada lapis langit ke tujuh Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Nabi Ibrahim AS.

Setelah sampai dilapis langit ke tujuh Nabi Muhammad SAW melanjutkannya untuk masuk ke Baitul Ma’mur. Menurut syarah yang terpercaya Baitul Ma’mur berada tepat di atas Ka’bah Al Musyarrah di lapis langit ke tujuh. Setelah sampai di Baitul Ma’mur lalu Nabi Muhammad SAW dinaikan kembali sampai mendengar Lauhul Mahfud dan jibril meminta Beliau untuk menanjutkannya sendiri untuk menghadap langsung kepada Allah SWT, karena jibril tidak bisa untuk menemaninya lagi.

Banyak rahasia yang tersirat dari peristiwa mi’raj, manakala nabi Musa AS ketika diperintahkan menghadap Allah SWT di bukit Tursina, nabi Musa AS diperintahkan untuk melepas sandalnya, sedangkan Nabi Muhammad SAW ketika diperintahkan untuk menghadap Allah SWT tidak diperintahkan untuk melepas sandalnya. Yang jadi pertanyaan apakah Sandal lebih mulia dari Nabi Musa AS dan Malaikat Jibril, tentu tidak, pasti lebih mulia Nabi Musa AS dan malikat Jibril. Kerena begitu mulianya bahkan Mulia di atas Mulia nya Nabi Muhammad SAW sampai baju dan sandal yang beliau pergunakan pada saat menghadap Allah tidak terbakar, sedangkan malaikat Jibril tidak sanggup dan akan terbakar bila menghadap langsung kepada Allah SWT karena tidak diizinkan oleh Allah SWT untuk menghadap langsung.

Dari peristiwa Isra’ dan Mi’raj nya Nabi Muhmmad SAW banyak sekali pembelajaran yang dapat kita ambil. Tapi hal yang sangat istimewa adalah Perintah Melaksanakan Sholat, yang mana ibadah yang lain Allah SWT perintahkan kepada Nabi Muhmmad SAW melalui wahyu Allah SWT dengan perantara Malaikat Jibril. Ini bukti sholat begitu pentingnya bagi kehidupan seorang muslim.

Sejarah singkat tentang Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam artikel ini diambil dari berbagai sumber, apa bila ada yang salah dalam penulisannya itu mutlak kesalahan penulis artikel ini dan semoga bermanfaat, segera daftarkan diri anda di Paket Umroh Plus Aqsho.


Paket Menarik Lainnya

Paket Umroh Ramadhan

Paket Umroh Plus Aqsho - Napak Tilas Sejarah Is'ra Mi'raj Khazzanah

Afiliasi Khazzanah Tour Travel